GUNUNG · Argentina
Cerro Bonete
Cerro Bonete Chico
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 6.759 m
- Negara
- Argentina (AR)
- Lokasi / Pegunungan
- Andes (Puna de Atacama), utara Provinsi La Rioja dekat batas Catamarca
- Tipe Gunung
- Puncak tinggi Puna berasal-usul vulkanik purba (kubah lava dasit–riodasit), kini tanpa aktivitas vulkanik
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- -28.0186, -68.7561
- Kesulitan
- Berat (jalur relatif non-teknis, tetapi ekstrem karena ketinggian ~6.759 m, keterpencilan total, dan tuntutan aklimatisasi panjang)
- Musim Terbaik
- Musim panas belahan bumi selatan (November–Maret), terutama Desember–Februari
- Izin & Aturan
- Tidak ada infrastruktur; akses melalui Puna La Rioja/Catamarca yang sangat terpencil. Sangat disarankan logistik ekspedisi 4x4, pemandu, izin/koordinasi lokal, dan aklimatisasi bertahap
- Bahaya
- Ketinggian ekstrem (risiko AMS, edema paru/otak ketinggian), angin Puna yang kencang dan sangat dingin, keterpencilan mutlak tanpa jalur evakuasi cepat, dehidrasi, radiasi UV tinggi, dan badai salju mendadak
Deskripsi
Cerro Bonete — sering disebut Cerro Bonete Chico untuk membedakannya dari Cerro Bonete Grande — adalah gunung setinggi 6.759 m di ujung utara Provinsi La Rioja, Argentina, dekat perbatasan dengan Provinsi Catamarca. Dengan ketinggian itu ia menjadi puncak tersendiri (independen) kelima tertinggi di seluruh Benua Amerika, setelah Aconcagua, Ojos del Salado, Monte Pissis, dan Huascarán. Klaim lama bahwa puncaknya mencapai 6.872 m telah dipatahkan oleh data radar SRTM, yang menegaskan angka 6.759 m. Meski hari ini tampak seperti massif tinggi tak berapi, secara geologi Bonete terbentuk oleh aktivitas vulkanik dalam 3,5 juta tahun terakhir yang menghasilkan kubah-kubah lava dasit dan riodasit. Gunung ini berada di jantung Puna de Atacama — gurun dataran tinggi yang kering, dingin, berangin, dan nyaris tak berpenghuni — sehingga pendakiannya lebih merupakan ekspedisi ketinggian jarak jauh ketimbang panjat teknis: tantangan utamanya adalah ketinggian, cuaca, dan keterpencilan, bukan kesulitan medan.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Pendakian gabungan dengan Cerro Veladero
Berat (ketinggian ekstrem)Sebagian pendaki memadukan Cerro Bonete Chico (6.759 m) dengan puncak tetangga Cerro Veladero (6.436 m) dalam satu ekspedisi untuk memaksimalkan aklimatisasi dan logistik di Puna. Pola ini memakai kamp-kamp tinggi bersama dan pendekatan 4x4 yang sama, memungkinkan pendakian dua puncak enam-ribuan yang berdekatan di dataran tinggi terpencil Argentina.
SumberRuta normal via Laguna Azul (flank barat)
Berat (non-teknis; scree/talus, salju musiman)Jalur normal masa kini umumnya dimulai dari Laguna Azul, menyusuri lereng barat gunung yang didominasi scree dan talus menuju puncak. Sebagai alternatif ada jalur punggung utara dari celah antara Laguna Creton dan Mallín Mate Dulce yang menuntut susur punggung sekitar 2,5 km melewati atau memutari sejumlah puncak semu (false summit). Secara teknis tidak sulit — pada dasarnya trekking di batu dan kerikil, sesekali salju/es sehingga crampon dan kapak es bisa diperlukan.
SumberRute normal ekspedisi via Puna La Rioja (kamp tinggi bertahap)
Berat (non-teknis, ketinggian ekstrem)Pendakian Cerro Bonete Chico umumnya berupa ekspedisi kendaraan 4x4 masuk jauh ke Puna de Atacama di utara La Rioja, diikuti pemasangan kamp tinggi bertahap untuk aklimatisasi menuju 6.759 m. Medannya didominasi bebatuan, kerikil (scree), dan padang salju musiman tanpa kesulitan teknis berarti; tantangan sesungguhnya adalah ketinggian ekstrem, angin dingin Puna, dan keterpencilan mutlak. Diperlukan logistik air, bahan bakar, dan cadangan cuaca karena tak ada infrastruktur maupun evakuasi cepat.
SumberPengalaman Pendakian
Cerro Bonete Chico (6.759 m), puncak tersendiri kelima tertinggi di Amerika, didaki sebagai ekspedisi ketinggian jarak jauh menembus Puna de Atacama yang terpencil, kering, dan berangin. Video-video berikut mendokumentasikan perjalanan menuju puncak — dari pendakian solo, ascent gabungan dengan puncak tetangga, hingga ekspedisi 6.759 m di dataran tinggi Argentina.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.