GUNUNG · Indonesia
Buttu Dama
Buttu Dama (buttu/buntu = gunung dalam rumpun bahasa Toraja–Mamasa)
Sumber
Lanskap Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat — foto kawasan kabupaten (bukan lokasi puncak), BUKAN gambar Buttu Dama. Tidak ada foto Buttu Dama berlisensi bebas yang tersedia. Foto oleh RIDWAN IWAN (Panoramio), lisensi CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons.. Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 1.409 m
- Negara
- Indonesia (ID)
- Lokasi / Pegunungan
- Bagian selatan dataran tinggi Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Reverse-geocoding Nominatim pada koordinat puncak mengembalikan wilayah Mamasa, Sulawesi Barat (kode pos 91362) dengan nama tempat terdekat "Pasapa Mambu"; Wikipedia Cebuano juga menempatkannya di Provinsi Sulawesi Barat.
- Tipe Gunung
- Puncak non-vulkanik di bagian selatan dataran tinggi Mamasa, Sulawesi Barat. GeoNames menggolongkannya sebagai fitur MT (mountain), OpenStreetMap menandainya natural=peak bersumber gazetir NGA-GNS, dan tidak ada catatan vulkanologi (PVMBG/Magma ESDM maupun Global Volcanism Program) yang menyebutnya gunung api. Ringkasan data pada Wikipedia Cebuano menggambarkan medan sekitarnya sebagai pegunungan dan mencatat titik tertinggi di dekatnya berada 1,0 km ke arah tenggara pada ketinggian sekitar 1.618 m — jadi Buttu Dama bukan puncak dominan di lingkungannya sendiri.
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- -3.2147, 119.3663
- Kesulitan
- Tidak ada data. Tidak ditemukan jalur resmi, basecamp, catatan waktu tempuh, atau laporan pendakian untuk Buttu Dama. Dari data terbuka, puncaknya berada pada sekitar 1.409 m di tengah medan yang sudah bergunung, dengan titik yang lebih tinggi hanya 1 km di tenggara — sehingga secara topografi ini bukan puncak menonjol melainkan salah satu tonjolan punggungan. Kawasan sekitarnya digambarkan hampir seluruhnya berhutan, yang berarti navigasi bergantung pada peta dan pengetahuan warga.
- Musim Terbaik
- Tidak ada rekomendasi dari sumber lapangan. Data iklim yang menyertai artikel Wikipedia Cebuano: iklim tropis, suhu rata-rata sekitar 19 °C, bulan terpanas Oktober sekitar 20 °C dan terdingin Juli sekitar 18 °C, curah hujan sekitar 2.174 mm per tahun dengan April terbasah (sekitar 339 mm) dan September terkering (sekitar 59 mm). Secara statistik, periode paling kering jatuh sekitar Agustus–September.
- Izin & Aturan
- Tidak ada informasi izin, pengelola, atau pos pendaftaran. Kepadatan penduduk di sekitarnya tergolong tinggi untuk kawasan pegunungan (sekitar 83 jiwa/km² menurut data yang dikutip Wikipedia Cebuano), sehingga puncak ini kemungkinan besar dikelilingi permukiman, kebun, dan hutan desa. Izin sebaiknya diminta langsung kepada pemerintah desa serta tokoh adat setempat.
- Bahaya
- Tidak ada catatan insiden. Risiko yang wajar diperkirakan: lereng dan jalan tanah licin akibat hujan (sekitar 2.174 mm/tahun, memuncak pada April), orientasi sulit di bawah tutupan hutan tanpa GPS, suhu malam yang dingin di dataran tinggi Mamasa (kabupaten ini berada pada 600–2.000 mdpl dan dikenal sebagai salah satu wilayah terdingin di Indonesia), serta tidak adanya jalur resmi, penanda, maupun mekanisme pertolongan. Akses jalan ke pedalaman Mamasa panjang dan sinyal telepon tidak dapat diandalkan.
Deskripsi
Buttu Dama adalah puncak setinggi sekitar 1.409 meter di bagian selatan dataran tinggi Mamasa, Sulawesi Barat. Nama ini termasuk yang paling membingungkan untuk dilacak, karena "Buttu Dama" dipakai untuk sedikitnya lima puncak berbeda di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat — masing-masing punya item Wikidata sendiri (antara lain Q25298613, Q26731055, Q26731039, Q25286009, dan Q25286033) dengan koordinat yang berjauhan. Halaman ini secara khusus membahas puncak pada koordinat -3,2147 LS dan 119,3663 BT, yaitu Q25298613 dengan GeoNames ID 7088534 dan simpul OpenStreetMap 1070155346; verifikasi dilakukan dengan mencocokkan koordinat, bukan sekadar nama. Pembaca yang mencari "Buttu Dama" lain di sekitar Enrekang atau Tana Toraja perlu memeriksa koordinatnya sendiri. Seperti tetangga-tetangganya di Mamasa, dokumentasi manusia atas puncak ini praktis nol. Yang ada hanyalah rantai basis data: gazetir NGA-GNS → GeoNames → OpenStreetMap dan Wikidata → satu artikel Wikipedia Cebuano yang dihasilkan otomatis. Tidak ditemukan laporan pendakian, berita lokal, maupun halaman resmi yang menyebut Buttu Dama sebagai tujuan wisata atau pendakian. Ketinggiannya pun bukan hasil survei lapangan: 1.409 m berasal dari data GeoNames yang dikutip Wikipedia Cebuano, sementara layanan elevasi Open-Meteo yang memakai model medan Copernicus memberi 1.382 m untuk titik yang sama. Selisih sekitar 27 meter itu wajar, dan angka mana pun sebaiknya dibaca sebagai perkiraan. Secara topografi, Buttu Dama tidak dominan. Medan di sekelilingnya sudah bergunung, dan titik tertinggi terdekat berada hanya 1,0 km ke arah tenggara pada sekitar 1.618 m — lebih dari 200 meter di atas puncak Buttu Dama sendiri. Kawasan sekitarnya hampir seluruhnya tertutup hutan, dengan kepadatan penduduk sekitar 83 jiwa per km², cukup padat untuk ukuran pegunungan dan menandakan adanya permukiman serta lahan garapan di lembah-lembah sekitarnya. Reverse-geocoding menempatkan titik terdekat di Pasapa Mambu, wilayah Mamasa. Konteks wilayahnya lebih jelas daripada puncaknya. Kabupaten Mamasa seluas 3.005,88 km² adalah satu-satunya kabupaten di Sulawesi Barat tanpa garis pantai, seluruhnya berada pada ketinggian 600–2.000 mdpl, terbagi ke dalam 17 kecamatan, dan berpenduduk sekitar 167 ribu jiwa. Pertaniannya menghasilkan padi, jagung, ubi kayu, dan sayuran, sementara kopi dan kakao menjadi tulang punggung perkebunan rakyat. Iklim di ketinggian ini sejuk sepanjang tahun — rata-rata sekitar 19 °C di sekitar Buttu Dama — dengan musim hujan yang memuncak pada April. Namanya mengikuti pola toponimi kawasan Toraja–Mamasa: kamus Indonesia–Toraja mencatat padanan "gunung: buntu", dan varian buttu/buntu tersebar di puluhan nama tempat dari Mamasa hingga Enrekang. Justru karena "buttu" berarti gunung, nama yang sama muncul berulang di banyak tempat — dan itulah sebab kebingungan yang disebut di awal. Tidak ada jalur resmi, basecamp, waktu tempuh, sistem izin, catatan kecelakaan, maupun foto puncak berlisensi bebas untuk Buttu Dama. Foto yang ditampilkan adalah lanskap Aralle di Kabupaten Mamasa, disertakan sebagai gambaran kawasan, bukan gambar puncaknya.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.
- 1 Wikipedia Buttu Dama (bukid sa Provinsi Sulawesi Barat) — 1.409 m, titik tertinggi terdekat 1.618 m sejauh 1,0 km tenggara, hujan 2.174 mm/tahun ceb.wikipedia.org · CEB
- 2 Wikipedia Kabupaten Mamasa — 3.005,88 km², ketinggian 600–2.000 mdpl, 17 kecamatan, komoditas kopi & kakao id.wikipedia.org · ID
- 3 Wikidata Buttu Dama (Q25298613) — mountain in Indonesia, koordinat P625 -3,2147/119,3664, GeoNames ID 7088534 wikidata.org · EN
- 4 Ensiklopedia Buttu Dama (7088534) — mountain, Indonesia geonames.org · EN
- 5 Ensiklopedia Node 1070155346 — natural=peak, name=Buttu Dama, source=NGA-GNS openstreetmap.org · EN
- 6 Ensiklopedia Elevasi model medan Copernicus pada koordinat puncak: 1.382 m api.open-meteo.com · EN
- 7 Ensiklopedia File:Aralle, Mamasa Regency, West Sulawesi, Indonesia - panoramio.jpg — RIDWAN IWAN, CC BY-SA 3.0 (foto kawasan) commons.wikimedia.org · EN