← Back to list

GUNUNG · Indonesia

Buntu Rantemario

Bulu Rantemario (Pegunungan Latimojong)

Source
Buntu Rantemario

Pagi berkabut di Pegunungan Latimojong — Buntu Rantemario adalah puncak tertinggi kawasan ini (foto kawasan, bukan close-up puncak). Photo: source

Information

Elevation
3.478 m
Country
Indonesia (ID)
Location / Range
Pegunungan Latimojong, Sulawesi Selatan
Mountain type
Gunung non-vulkanik (puncak tertinggi Pegunungan Latimojong)
Volcanic?
No (non-volcanic)
Coordinates
-3.3849, 120.0242
Difficulty
Berat (pendakian banyak pos, tanjakan panjang, ketinggian >3.400 m)
Best Season
Musim kemarau, sekitar Mei–Oktober
Permits & Rules
Pendakian umumnya lewat basecamp Desa Karangan (Kabupaten Enrekang) dengan registrasi setempat
Hazards
Suhu dingin di ketinggian, hujan dan lintah di hutan, tanjakan curam antar-pos, serta risiko penyakit ketinggian

Description

Buntu Rantemario (3,478 m) is the highest peak of the Latimojong Range and the highest point on the island of Sulawesi, located in South Sulawesi on the border between Enrekang and Luwu regencies. Unlike many Indonesian mountains, Latimojong is not a volcano but a non-volcanic mountain range. Some sources name Rantekombola as the range's high point, but Rantemario is the best known and most frequently climbed summit. The popular route begins at Karangan village and climbs through a series of trail posts with long ascents under humid montane forest. As one of Indonesia's "Seven Summits," Rantemario is a goal for climbers aiming to complete the highest peaks of each major island.

Routes

Lintas Angin-Angin – Karangan

Berat
3 hari

Variasi lintas jalur yang menggabungkan pintu Angin-Angin dengan Karangan sehingga jalur naik dan turun berbeda. Menawarkan variasi medan lebih panjang dan sering dipakai pendaki yang ingin menjelajah punggungan Latimojong lebih jauh.

Via Dusun Karangan (Enrekang)

Berat
2–3 hari

Jalur terpopuler menuju Puncak Rantemario. Basecamp di Dusun Karangan, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, dapat dicapai dengan kendaraan (umumnya jeep) dari Baraka. Dari Karangan, jalur menembus tujuh pos dengan tanjakan panjang dan curam di hutan pegunungan lembap; Pos 1 Buntu Kaciling berada di sekitar 1.800 mdpl. Waktu tempuh Karangan–puncak berkisar 9–10 jam bergantung ritme pendaki.

Climbing Experiences

Climbing Buntu Rantemario—the highest peak of the Latimojong Range and the roof of Sulawesi—is most commonly done via Karangan hamlet in Baraka District, Enrekang Regency. From the Karangan basecamp, hikers work through a series of seven posts with long ascents beneath humid montane forest; reaching the summit usually takes 9–10 hours depending on pace. Trip reports highlight the cold above 3,400 m, steep soil-and-root terrain, and Rantemario's status as one of Indonesia's "Seven Summits." The links below are real vlogs and trip reports, each verified reachable.

References

The summary above is compiled from the following sources. Click to explore them yourself.

  1. 1 Wikipedia Mount Latimojong en.wikipedia.org · EN
  2. 2 Wikipedia Gunung Latimojong id.wikipedia.org · ID
  3. 3 Wikidata Buntu Rantemario (Q1568730) wikidata.org · EN
  4. 4 site Latimojong — Bulu Rantemario (Gunung Bagging) gunungbagging.com · EN