GUNUNG · Peru
Ausangate
Nevado Ausangate
Sumber
Foto: sumber
—
- Terasa
- —
- Kelembapan
- —
- Angin
- —
Sumber: Open-Meteo
Informasi
- Elevasi
- 6.384 m
- Negara
- Peru (PE)
- Lokasi / Pegunungan
- Cordillera Vilcanota, Andes (Region Cusco)
- Tipe Gunung
- Gunung (puncak es bersalju, non-vulkanik)
- Berapi?
- Tidak (non-vulkanik)
- Koordinat
- -13.7886, -71.2311
- Kesulitan
- Trek: berat (ketinggian). Puncak: sangat berat (alpine AD, glasier + dinding es)
- Musim Terbaik
- Mei–September (musim kering Andes)
- Izin & Aturan
- Trek sirkuit tidak butuh izin khusus seperti Jalur Inca, namun umumnya membayar retribusi masuk desa/komunitas lokal (mis. Upis, Pacchanta) dan lazim memakai arriero/pemandu. Pendakian puncak teknis biasanya lewat operator berpemandu.
- Bahaya
- Ketinggian ekstrem (bermalam di atas 4.400 m, melintasi pass di atas 5.000 m) dan risiko AMS, cuaca cepat berubah serta hujan salju, suhu beku di malam hari, dan—untuk puncak—glasier bercelah (crevasse), dinding es curam, serta bahaya serac.
Deskripsi
Ausangate (6.384 m) adalah puncak tertinggi di Region Cusco, Peru, dan salah satu yang tertinggi di negara itu, menjulang di Cordillera Vilcanota. Bagi masyarakat Andes ia adalah Apu—gunung suci yang dihormati dalam kosmologi Quechua. Sebagian besar pendaki datang bukan untuk memuncak, melainkan untuk Ausangate Trek: sirkuit sekitar 70 km yang mengelilingi masif melewati beberapa pass di atas 5.000 m, danau-danau berwarna toska, kawanan alpaka, mata air panas di Upis dan Pacchanta, serta—pada varian populer—Rainbow Mountain (Vinicunca). Puncaknya sendiri jauh lebih serius: rute normal dari sisi Pacchanta menapaki glasier bercelah dan dinding es hingga punggung puncak yang terbuka, dan pertama kali dicapai tim pimpinan Heinrich Harrer pada 1953.
Galeri
Foto bersumber dari Wikimedia Commons — klik untuk memperbesar & lihat sumbernya.
Jalur Pendakian
Ausangate + Rainbow Mountain (Vinicunca)
Berat (non-teknis, ketinggian)Varian paling populer yang memperpanjang sirkuit klasik untuk memasukkan Vinicunca (Rainbow Mountain) dan kerap juga lembah pelangi Palccoyo. Melewati pass dan kamp yang sama seperti rute klasik ditambah punggung berwarna sebagai sorotan. Cocok bagi yang ingin menggabungkan trek Andes bernuansa terpencil dengan ikon foto Rainbow Mountain.
SumberAusangate Trek klasik (sirkuit)
Berat (non-teknis, ketinggian; pass di atas 5.000 m)Sirkuit ~70 km yang mengelilingi masif Ausangate melewati beberapa pass tinggi—antara lain sekitar Palomani (~5.200 m) dan Jampa. Itinerari lazim dimulai dari Tinki/Upis, melewati danau-danau berwarna dan padang alpaka, bermalam di kamp seperti Upis, Hatun Pucacocha, dan Jampa, lalu turun ke Pacchanta yang terkenal dengan mata air panasnya. Tanpa izin khusus; umumnya memakai arriero. Titik tertinggi jalur sekitar 5.200 m.
SumberPuncak Ausangate (rute normal, mountaineering)
Sangat berat (alpine ~AD; glasier bercelah + dinding es curam)Rute puncak 6.384 m dari sisi Pacchanta: mendaki lewat kamp moraine/tinggi menuju glasier bercelah, dinding salju/es curam, dan punggung puncak yang terbuka. Menuntut pengalaman glasier (crampon, kapak es, tali) dan aklimatisasi penuh. Puncak pertama kali dicapai tim pimpinan Heinrich Harrer pada 1953; kini dijalani lewat operator berpemandu.
SumberPengalaman Pendakian
Ausangate paling sering dijalani sebagai trek sirkuit ~70 km di Cordillera Vilcanota: melintasi beberapa pass di atas 5.000 m, danau berwarna, kawanan alpaka, dan mata air panas di Upis dan Pacchanta, kerap disambung ke Rainbow Mountain (Vinicunca). Puncak 6.384 m-nya adalah objektif alpine terpisah lewat glasier dan dinding es. Kumpulan pengalaman berikut mencampur vlog trek multi-hari, catatan summit, dan panduan tertulis—semua tertaut ke sumber yang terverifikasi hidup.
Rujukan
Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.