← Kembali ke daftar

GUNUNG · Jepang

Akadake (Gunung Aka, Yatsugatake)

赤岳 (Akadake)

Sumber
Akadake (Gunung Aka, Yatsugatake)

Foto: sumber

Informasi

Elevasi
2.899 m
Negara
Jepang (JP)
Lokasi / Pegunungan
Rangkaian Yatsugatake (八ヶ岳連峰) — perbatasan Prefektur Nagano (Chino & Hara) dan Yamanashi (Hokuto), Honshu
Tipe Gunung
Puncak tertinggi gugusan gunung berapi Yatsugatake (bagian Yatsugatake selatan / Minami-Yatsugatake) — puncak batuan vulkanik terkikis
Berapi?
Ya — gunung berapi
Koordinat
35.9706, 138.3700
Kesulitan
Sulit–menengah (hiking alpine dengan scrambling): pendakian sehari yang populer namun menuntut kebugaran, dengan tanjakan berbatu curam dan segmen rantai serta tangga besi di punggungan menuju puncak. Punggungan Yatsugatake selatan (Yokodake–Iōdake) menuntut kehati-hatian karena eksposur; versi musim dingin bersalju hanya untuk pendaki beralat dan berpengalaman.
Musim Terbaik
Pertengahan Juni–awal November (musim hijau; pondok gunung buka, jalur bebas salju). Akadake juga sangat populer sebagai pendakian salju musim dingin (Desember–Maret) bagi pendaki berpengalaman dengan crampon dan kapak es.
Izin & Aturan
Tidak perlu izin khusus. Titik awal umum adalah Minoto-guchi (美濃戸口) di sisi Nagano; kendaraan bisa parkir di sana atau melanjutkan ke Minoto. Mengisi rencana pendakian (tozan-todoke) dianjurkan; reservasi pondok gunung (Akadake-kōsen, Gyōja-goya, Akadake Tenbōsō) diperlukan pada musim ramai.
Bahaya
Scrambling berbatu terbuka dengan rantai dan tangga besi di dekat puncak, risiko jatuh dan batu longsor, cuaca gunung yang cepat berubah dan kabut, badai petir sore di musim panas, serta salju dan es di musim dingin yang menuntut peralatan alpine. Punggungan berbatu Yokodake yang tajam menuntut perhatian ekstra.

Deskripsi

Akadake (赤岳, 'puncak merah', 2.899 m) adalah puncak tertinggi Rangkaian Yatsugatake (八ヶ岳連峰), gugusan gunung berapi yang membentang di perbatasan Prefektur Nagano dan Yamanashi di Honshu tengah. Namanya diambil dari warna kemerahan batuan vulkanik terkikis yang menyusun puncaknya. Akadake menjadi mahkota bagian selatan rangkaian (Minami-Yatsugatake) yang bercirikan puncak-puncak berbatu tajam dan punggungan alpine — kontras dengan bagian utara Yatsugatake yang lebih landai dan berhutan. Sebagai salah satu dari '100 Gunung Terkenal Jepang' (Nihon Hyakumeizan), Akadake sangat populer di kalangan pendaki karena bisa didaki dalam satu hari dari titik awal Minoto-guchi di sisi Nagano, namun tetap menyuguhkan pengalaman alpine sejati: tanjakan berbatu curam, segmen rantai dan tangga besi di punggungan atas, serta panorama luas ke Alpen Selatan, Alpen Tengah, Gunung Fuji, dan bahkan Alpen Utara pada hari cerah. Jaringan pondok gunung seperti Akadake-kōsen, Gyōja-goya, dan Akadake Tenbōsō memudahkan pendakian sehari maupun bermalam, dan puncaknya kerap dirangkai dalam lintasan punggungan menuju Yokodake dan Iōdake. Di musim dingin, Akadake menjadi salah satu tujuan pendakian salju favorit bagi pendaki berpengalaman.

Jalur Pendakian

Rute Klasik dari Minoto-guchi via Gyōja-goya & Jizō-one

Sulit–menengah — hiking alpine dengan scrambling berbatu dan segmen rantai/tangga besi di punggungan atas
13.00 km +1200 m Pendakian sehari panjang (±8–10 jam pulang-pergi) atau 2 hari dengan menginap di pondok

Rute paling populer untuk mendaki Akadake. Dimulai dari titik awal Minoto-guchi (美濃戸口) di sisi Nagano; pendaki umumnya berkendara atau berjalan ke Minoto, lalu menyusuri lembah Sungai Yatsugatake ke arah pondok Gyōja-goya. Dari sini jalur menanjak lewat punggungan Jizō-one (地蔵尾根) yang berbatu dengan bantuan rantai dan tangga besi hingga pelana punggungan dekat pondok Akadake Tenbōsō, sebelum dorongan berbatu terakhir ke puncak 2.899 m. Banyak pendaki menuntaskannya dalam sehari, sementara yang ingin santai menginap di salah satu pondok (Akadake-kōsen, Gyōja-goya, atau Akadake Tenbōsō). Dari puncak terbentang panorama Alpen Selatan, Gunung Fuji, dan punggungan Yatsugatake selatan.

Sumber

Traverse Punggungan Yatsugatake Selatan: Akadake → Yokodake → Iōdake

Sulit — jalur punggungan alpine berbatu dengan eksposur dan segmen rantai; untuk pendaki berpengalaman
1–2 hari (punggungan penuh dengan kemungkinan menginap di pondok)

Lintasan punggungan klasik yang menghubungkan puncak-puncak utama Yatsugatake selatan. Dari Akadake, jalur menyusuri punggungan berbatu ke utara melewati Yokodake (横岳, ±2.829 m) yang tajam dan ber-rantai, lalu ke Iōdake (硫黄岳, ±2.760 m) dengan kawah vulkaniknya yang lebar, sebelum turun kembali ke lembah Minoto. Rute ini menyuguhkan sisi paling alpine dari Yatsugatake dan sering dirangkai sebagai lingkar sehari yang berat atau perjalanan dua hari dengan menginap di pondok. Punggungan Yokodake yang eksposur menuntut kehati-hatian tinggi, terutama saat berangin atau bersalju.

Sumber

Pengalaman Pendakian

Akadake (2.899 m), puncak tertinggi Yatsugatake, adalah salah satu pendakian alpine sehari paling digemari di Jepang tengah — cukup dekat dari Tokyo namun menyuguhkan tanjakan berbatu, rantai, dan panorama luas. Sebagian besar pendaki berangkat dari Minoto-guchi di sisi Nagano, naik melewati pondok Gyōja-goya atau Akadake-kōsen sebelum dorongan berbatu ke puncak. Kumpulan vlog berikut — berbahasa Jepang maupun Inggris — merekam ragam pengalaman: pendakian sehari musim hijau lewat rute Minoto, panjat salju musim dingin, hingga catatan jujur tentang percobaan yang gagal karena cuaca.

Rujukan

Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.

  1. 1 Wikipedia Mount Aka (Yatsugatake) en.wikipedia.org · EN
  2. 2 Wikipedia 赤岳 (八ヶ岳山系) ja.wikipedia.org · JA
  3. 3 Wikipedia Gunung Aka (Yatsugatake) id.wikipedia.org · ID
  4. 4 Wikipedia Yatsugatake Mountains en.wikipedia.org · EN
  5. 5 Wikidata Mount Aka (Q3915982) wikidata.org · EN
  6. 6 Ensiklopedia Mount Aka (2,899 m) — Yatsugatake Mountains, Japan peakvisor.com · EN