← Kembali ke daftar

GUNUNG · Sri Lanka

Adam's Peak

ශ්‍රී පාද (Sri Pada) / ஆதாம் மலை (Aathaama Malai) / Samanalakanda

Sumber
Adam's Peak

Foto: sumber

Informasi

Elevasi
2.243 m
Negara
Sri Lanka (LK)
Lokasi / Pegunungan
Pegunungan Tengah Sri Lanka (Sri Lanka Central Highlands), perbatasan Provinsi Sabaragamuwa, Provinsi Tengah, dan Provinsi Uva
Tipe Gunung
Puncak granit (batuan keras, non-vulkanik)
Berapi?
Tidak (non-vulkanik)
Koordinat
6.8097, 80.4996
Kesulitan
Mudah–sedang: jalur utama dari Nallathanniya (Dalhousie) memiliki lebih dari 5.000 anak tangga beton yang diterangi lampu; melelahkan karena kemiringan dan panjang jalur (~7 km one-way). Dianjurkan berangkat tengah malam agar sampai puncak saat fajar.
Musim Terbaik
Desember–April (musim ziarah resmi; tangga diterangi lampu, warung buka sepanjang malam). Hindari Mei–Oktober (muson barat daya: hujan lebat, jalur licin, kabut tebal, pemandangan terhalang).
Izin & Aturan
Tidak diperlukan izin resmi. Biaya masuk untuk wisatawan asing dikenakan di pintu masuk taman. Terdapat banyak penginapan di Dalhousie (Nallathanniya).
Bahaya
Tangga beton licin saat hujan, keramaian ekstrem di malam hari pada musim ziarah puncak, hipotermia di puncak menjelang fajar (angin kencang), kelelahan akibat medan naik-turun panjang.

Deskripsi

Adam's Peak (2.243 m), bernama Sri Pada dalam bahasa Sinhala yang berarti 'Jejak Kaki Suci', adalah salah satu situs ziarah paling dikenal di Asia Selatan dan tujuan pendakian paling ikonik di Sri Lanka. Puncaknya menampung lekukan batu yang dihormati oleh empat agama besar: bagi umat Buddha sebagai jejak kaki Sang Buddha, bagi umat Hindu sebagai jejak dewa Siwa, bagi Muslim sebagai tempat Adam pertama kali menginjakkan kaki di bumi setelah turun dari surga, dan bagi umat Kristiani sebagai jejak Santo Thomas Rasul. Keempat tradisi keagamaan ini telah menjadikan gunung setinggi 2.243 m ini tempat suci selama berabad-abad, melahirkan salah satu tradisi ziarah multi-agama paling damai di dunia. Musim ziarah berlangsung Desember–April, ketika ribuan peziarah mendaki setiap malam dari Nallathanniya (Dalhousie) melalui lebih dari 5.000 anak tangga beton yang diterangi lampu, guna menyaksikan fajar dan 'bayangan gunung' berbentuk segitiga sempurna yang muncul di lautan awan bawah tepat saat matahari terbit. Selain rute modern Nallathanniya, terdapat jalur tradisional yang lebih panjang dari Ratnapura dan Palabaddala yang telah digunakan para peziarah selama berabad-abad.

Jalur Pendakian

Jalur Ratnapura — rute ziarah tradisional dari selatan

Sedang–berat (jalur alam sebagian besar, lebih panjang, tanpa fasilitas penuh di luar musim ziarah)
8–10 jam naik (rute lebih panjang dan tidak bertanda baik)

Jalur Ratnapura adalah salah satu rute tradisional tertua yang digunakan peziarah selama berabad-abad sebelum jalur Dalhousie dominan. Dimulai dari kota Ratnapura di sisi selatan, melewati hutan lebat di Taman Nasional Peak Wilderness Sanctuary. Jalur ini jauh lebih panjang dan tidak seramai rute Dalhousie, memberikan pengalaman ziarah yang lebih tenang dan mendalam di antara hutan hujan tropis Sri Lanka. Sebagian besar peziarah Sri Lanka yang mengikuti tradisi Buddha memilih jalur ini karena makna spiritualnya yang lebih dalam, walau secara fisik lebih menuntut.

Sumber

Rujukan

Ringkasan di atas dirangkum dari sumber-sumber berikut. Klik untuk menelusuri sendiri.

  1. 1 Wikipedia Adam's Peak en.wikipedia.org · EN
  2. 2 Situs Resmi Adam's Peak — Sri Lanka Tourism srilanka.travel · EN