Glosarium Pendakian
Penjelasan istilah yang sering dipakai di dunia hiking & trekking — cari, saring per kategori, atau lompat langsung lewat indeks A–Z.
82 istilah
Tidak ada istilah yang cocok.
A
- AMS (Penyakit Ketinggian) Keselamatan
-
Acute Mountain Sickness: gejala pusing, mual, dan sesak akibat ketinggian; diatasi dengan aklimatisasi atau turun.
Sumber - Aklimatisasi Teknik
-
Proses adaptasi tubuh terhadap ketinggian untuk mengurangi risiko penyakit ketinggian (AMS). Dilakukan dengan naik bertahap dan beristirahat.
Sumber
B
- Basecamp Istilah
-
Titik awal dan pos pendaftaran pendakian di kaki gunung untuk persiapan dan registrasi.
- Batas Vegetasi Medan
-
Ketinggian di mana pepohonan tidak lagi tumbuh (treeline); di atasnya medan terbuka dan angin lebih kencang.
- Bearing Navigasi
-
Arah menuju suatu titik yang diukur dalam derajat menggunakan kompas.
- Bivak Peralatan
-
Tempat berlindung darurat sederhana (alami atau buatan) untuk bermalam tanpa tenda penuh.
- Blister Keselamatan
-
Lepuh di kaki akibat gesekan sepatu; dicegah dengan kaus kaki yang pas dan sepatu yang sudah nyaman.
C
- Cairn Navigasi
-
Tumpukan batu yang sengaja disusun sebagai penanda jalur, terutama di area tanpa vegetasi atau saat kabut.
- Carrier Peralatan
-
Ransel/tas gunung berkapasitas besar (umumnya 40 liter ke atas) untuk membawa logistik pendakian beberapa hari.
- Carrier/Ransel 50-65L Peralatan
-
Ransel 50-65L ideal untuk pendakian 2-5 hari di Indonesia. Pastikan hip belt nyaman karena akan menanggung 80% beban. Cari yang ada rain cover terintegrasi. Fitur penting: akses panel depan, kantong hip belt, loop trekking pole. Coba dengan beban sebelum beli.
Sumber - Crampon Peralatan
-
Alat bergerigi yang dipasang di sepatu untuk mencengkeram permukaan es atau salju.
Sumber
D
- Dataran Tinggi Medan
-
Dataran luas di ketinggian, misalnya Dataran Tinggi Dieng.
- Dehidrasi Keselamatan
-
Kekurangan cairan tubuh yang menurunkan stamina dan memicu pusing; cegah dengan minum teratur.
- Dry Bag Waterproof Peralatan
-
Dry bag penting untuk melindungi pakaian ganti, sleeping bag, dan elektronik dari hujan tropis Indonesia. Gunakan beberapa ukuran: 5L untuk elektronik, 10L untuk pakaian, 20L untuk sleeping bag. Metode roll-top: lipat minimal 3 kali dan kunci buckle.
Sumber
E
- Edelweiss Medan
-
Bunga abadi gunung (di Indonesia: Anaphalis javanica) yang tumbuh di zona subalpine–alpine. Dilindungi—dilarang dipetik.
Sumber - Elevasi Medan
-
Ketinggian suatu titik di atas permukaan laut (mdpl). "Elevation gain" adalah total tanjakan kumulatif sepanjang jalur—indikator berat-ringannya pendakian.
- Estimasi waktu tempuh Teknik
-
Perkiraan lama perjalanan antar-pos berdasarkan jarak, tanjakan, dan kondisi fisik; dipakai merancang ritme dan target summit.
F
- Flysheet Peralatan
-
Lembar pelapis luar tenda yang menahan hujan dan embun.
- Footprint Peralatan
-
Alas tambahan di bawah tenda untuk melindungi lantai dari abrasi dan rembesan air.
G
- Gaiter Peralatan
-
Pelindung di pergelangan kaki dan betis untuk mencegah pasir, kerikil, dan air masuk ke sepatu.
H
- HACE Keselamatan
-
High-Altitude Cerebral Edema: pembengkakan otak akibat ketinggian; kondisi gawat yang menuntut turun segera.
- HAPE Keselamatan
-
High-Altitude Pulmonary Edema: penumpukan cairan di paru akibat ketinggian; darurat, harus segera turun.
- Headlamp Peralatan
-
Lampu kepala bebas-tangan untuk pendakian malam atau summit dini hari.
- Headlamp LED Peralatan
-
Headlamp adalah peralatan wajib meskipun tidak berencana hiking malam. Minimal 200 lumens dengan mode rendah untuk navigasi camp. Bawa baterai cadangan. Mode lampu merah berguna untuk menjaga kemampuan penglihatan malam dan tidak mengganggu teman camp.
Sumber - Hiking Teknik
-
Berjalan di alam atau jalur gunung untuk rekreasi, umumnya tanpa menuntut teknik khusus.
- Hipotermia Cuaca
-
Kondisi suhu tubuh turun di bawah normal akibat dingin, basah, dan angin — berbahaya dan bisa fatal bila diabaikan.
Sumber
I
- Ice Axe Peralatan
-
Kapak es untuk keseimbangan dan menahan jatuh (self-arrest) di medan bersalju atau es.
- Inversi Suhu Cuaca
-
Kondisi saat udara di lembah lebih dingin daripada di lereng atas, sering menimbulkan lautan awan.
J
- Jalur Medan
-
Lintasan resmi pendakian dari basecamp menuju puncak, umumnya bertanda dan berpos. Tetap di jalur mengurangi risiko tersesat dan kerusakan vegetasi.
- Jurang Medan
-
Tebing atau lereng curam menganga di sisi jalur—salah satu penyebab utama kecelakaan fatal, terutama saat kabut atau gelap.
K
- Kabut Cuaca
-
Awan rendah di permukaan yang menurunkan jarak pandang dan menyulitkan navigasi.
- Kaldera Medan
-
Cekungan besar menyerupai kawah raksasa akibat runtuhnya dapur magma setelah letusan besar.
Sumber - Kawah Medan
-
Lubang di puncak atau lereng gunung berapi tempat keluarnya material vulkanik.
Sumber - Kompor Gas Portable Peralatan
-
Kompor gas canister adalah pilihan paling praktis untuk masak di gunung. Pilih yang ultralight dengan piezo igniter built-in. Di ketinggian tinggi (>3000m) gunakan campuran gas propane/isobutane. Selalu masak di tempat berventilasi dan jauh dari tenda.
Sumber - Kontur Navigasi
-
Garis pada peta topografi yang menghubungkan titik berketinggian sama; semakin rapat berarti semakin curam.
L
- Lautan Awan Cuaca
-
Hamparan awan rendah yang terlihat seperti lautan dari puncak, terbentuk oleh inversi suhu.
- Layering Teknik
-
Sistem berpakaian berlapis (base layer, mid layer, outer layer) agar mudah menyesuaikan suhu dan kelembapan.
- Leave No Trace Teknik
-
Prinsip etika alam bebas: tidak meninggalkan jejak atau sampah dan meminimalkan dampak terhadap lingkungan.
Sumber
M
- MDPL Medan
-
Meter di atas permukaan laut — satuan ketinggian sebuah titik atau puncak dihitung dari permukaan laut rata-rata.
- Matras Peralatan
-
Alas tidur busa atau tiup yang memberi isolasi dari dinginnya tanah.
- Mountaineering Teknik
-
Pendakian gunung tinggi yang menuntut teknik tali, es, atau batu — lebih teknis daripada hiking biasa.
Sumber - Muncak Istilah
-
Istilah populer untuk mencapai puncak gunung.
N
- Nutrisi pendakian Keselamatan
-
Asupan kalori, karbohidrat, dan cairan yang cukup untuk menjaga energi serta mencegah hipotermia dan hipoglikemia di ketinggian.
O
- Open Trip Istilah
-
Pendakian rombongan terbuka yang diorganisir operator; peserta dapat mendaftar secara individu.
P
- P3K Keselamatan
-
Pertolongan Pertama pada Kecelakaan: penanganan awal cedera sebelum bantuan medis tiba.
- Peta Topografi Navigasi
-
Peta yang menggambarkan relief medan lewat garis kontur; penting untuk navigasi gunung.
- Pisau Lipat Multifungsi Peralatan
-
Pisau multifungsi berguna untuk memotong tali, menyiapkan makanan, perbaikan gear darurat, dan kebutuhan lainnya. Pilih yang punya minimal pisau, gunting, dan pembuka botol. Material stainless steel tahan karat. Simpan di tempat mudah dijangkau, bukan di dasar ransel.
Sumber - Porter Teknik
-
Orang yang membantu membawa logistik pendaki; umum di gunung-gunung dengan jalur panjang.
- Pos Istilah
-
Titik perhentian bernomor di sepanjang jalur pendakian untuk istirahat atau penanda jarak.
- Puncak Bayangan Medan
-
Puncak semu yang tampak seperti puncak sejati dari bawah, padahal masih ada puncak lebih tinggi di baliknya.
- Punggungan Medan
-
Garis pegunungan memanjang yang menghubungkan puncak-puncak; sering menjadi jalur pendakian.
Q
- Quickdraw Peralatan
-
Dua karabiner yang dihubungkan webbing pendek, dipakai mengaitkan tali ke pengaman jalur—umum pada panjat tebing dan via ferrata.
R
- Rain Jacket Waterproof Peralatan
-
Rain jacket wajib untuk hiking di Indonesia yang curahnya hujan tinggi. Minimal waterproof rating 10.000mm. Pilih yang punya pit-zip untuk ventilasi. Hood harus adjustable dan bisa menutupi helm. Taped seam penting untuk mencegah rembes.
Sumber - Ranger Istilah
-
Petugas penjaga kawasan taman nasional yang mengawasi jalur dan keselamatan pendaki.
- Resupply Teknik
-
Mengisi ulang perbekalan makanan dan air di titik tertentu pada trek panjang.
S
- SAR Keselamatan
-
Search and Rescue: operasi pencarian dan pertolongan untuk pendaki yang hilang atau celaka.
- Sabana Medan
-
Padang rumput terbuka di pegunungan, misalnya Surya Kencana atau Oro-oro Ombo.
- Saddle (Pelana) Medan
-
Bagian punggungan yang merendah di antara dua puncak, menyerupai pelana kuda.
- Scrambling Teknik
-
Pergerakan di medan curam berbatu yang memerlukan penggunaan tangan, namun belum sampai memerlukan tali panjat.
- Scree Medan
-
Hamparan kerikil dan batu lepas di lereng curam yang membuat pijakan licin dan melelahkan.
- Sepatu Hiking Mid-cut Peralatan
-
Sepatu hiking mid-cut adalah pilihan paling versatil untuk pendakian di Indonesia. Memberikan keseimbangan antara perlindungan ankle dan kenyamanan. Pilih yang berbahan Gore-Tex untuk kondisi hujan tropis. Pastikan ukuran longgar 1 nomor untuk mengakomodasi kaki yang membengkak saat hiking.
Sumber - Simaksi Istilah
-
Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi: izin resmi untuk mendaki di taman nasional atau kawasan konservasi.
- Sleeping Bag Peralatan
-
Kantong tidur berinsulasi untuk menjaga kehangatan tubuh saat bermalam.
- Sleeping Bag Sintetis 0-10°C Peralatan
-
Sleeping bag sintetis lebih cocok untuk kondisi lembab di gunung tropis Indonesia dibanding down. Rating comfort 0-10°C cukup untuk sebagian besar gunung tinggi. Gunakan liner untuk menambah 5°C kehangatan dan menjaga kebersihan.
Sumber - Summit Attack Teknik
-
Upaya pendakian menuju puncak, biasanya dimulai dini hari dari kemah terakhir dengan beban ringan.
- Survival Keselamatan
-
Kemampuan bertahan hidup saat darurat di alam: membuat bivak, mencari air, dan menjaga suhu tubuh.
- Switchback Medan
-
Jalur menanjak berkelok zig-zag yang mengurangi kemiringan agar pendakian lebih ringan dan aman.
T
- Tek-tok Teknik
-
Pendakian naik-turun dalam satu hari tanpa bermalam; populer untuk gunung dengan jalur relatif singkat.
- Tenda Dome 2-Person Peralatan
-
Tenda dome 2-person adalah standar untuk pendakian gunung di Indonesia. Pilih yang double-wall untuk mengatasi kondensasi. Flysheet harus menutupi hingga tanah untuk proteksi hujan deras. Seam-sealed dan floor minimal 3000mm waterproof rating.
Sumber - Trekking Teknik
-
Perjalanan jalan kaki jarak jauh multi-hari di alam, biasanya melewati jalur pegunungan atau pedesaan.
- Trekking Pole Peralatan
-
Tongkat pendakian untuk menjaga keseimbangan, mengurangi beban lutut, dan menambah traksi di turunan.
- Trekking Pole Telescopic Peralatan
-
Trekking pole mengurangi tekanan pada lutut dan sendi terutama saat menurun dengan beban berat. Pilih yang telescopic (adjustable) dengan mekanisme kunci yang kuat. Material aluminum untuk budget, carbon fiber untuk ringan. Cork grip nyaman untuk tangan berkeringat.
Sumber - Triangulasi Navigasi
-
Teknik menentukan posisi dengan membidik dua atau tiga objek acuan memakai kompas dan peta.
U
- UTM Navigasi
-
Universal Transverse Mercator—sistem koordinat berbasis grid (meter) yang umum dipakai pada peta topografi untuk menandai posisi.
Sumber - Ultralight Peralatan
-
Filosofi membawa beban serendah mungkin lewat perlengkapan ringkas dan ringan demi efisiensi, terutama untuk thru-hike.
V
- Vegetasi Medan
-
Tutupan tumbuhan yang berubah menurut ketinggian (hutan hujan → montana → subalpine → alpine). "Batas vegetasi" menandai akhir pepohonan.
Sumber - Via ferrata Teknik
-
Jalur berbantuan tangga besi, pijakan, dan kabel baja di tebing—memungkinkan medan vertikal didaki dengan pengaman tanpa keahlian panjat penuh.
Sumber
W
- Waypoint Navigasi
-
Titik koordinat acuan pada peta atau GPS untuk menandai lokasi penting di jalur.
- Windchill Cuaca
-
Suhu terasa yang lebih dingin dari suhu sebenarnya akibat angin; mempercepat hilangnya panas tubuh.
Y
- Yo-yo Teknik
-
Dalam thru-hiking, menuntaskan satu jalur panjang lalu langsung membaliknya kembali ke titik awal (perjalanan bolak-balik penuh).
Z
- Zigzag (switchback) Medan
-
Jalur berkelok naik-turun lereng curam untuk memperlandai kemiringan. Memotong zigzag ("cutting switchback") merusak jalur dan berbahaya.