
Hoka Mafate X
Sentimen campuranKisaran Rp3.500.000–Rp4.000.000 (sepatu trail max-cushion berpelat karbon; sekitar USD 225)
Ringkasan
Sepatu trail bertumpukan sangat tinggi (49 mm tumit / 41 mm depan) dengan busa PEBA, pelat karbon, dan carrier EVA superkritis ini mendapat konsensus campuran—sangat memecah pendapat. Yang dipuji hampir seragam: peredaman kejut dan bantalan maksimal untuk jarak ultra, traksi Vibram Megagrip yang menggigit, stabilitas tinggi berkat basis lebar, dan upper woven yang nyaman serta awet. Namun kekurangannya sama kerasnya: bobotnya termasuk paling berat di kelas trail (sekitar 335 g), rasanya sangat kaku sehingga kurang lincah, ground feel berkurang, dan performanya melempem di medan teknis berbatu maupun lari cepat. Beberapa penguji juga menyoroti harga yang mahal, sensasi 'berat di bawah', dan potensi slip di tumit. Kesimpulan penguji senada: Mafate X paling bersinar untuk usaha panjang di jalur landai/gravel dan lari pemulihan, bukan untuk singletrack teknis, tanjakan curam, atau kecepatan tinggi—dan ada banyak pilihan lain yang nilainya lebih baik.
Ringkasan ini dirangkum dari ulasan nyata di sumber-sumber berikut — tanpa rating bintang, hanya kecenderungan sentimen. Klik tiap tautan untuk menelusuri sendiri.
Ulasan dari sumber
- Situs Review RunRepeat
Cut in half: HOKA Mafate X Review (2025)
Uji potong-dua RunRepeat mengukur bantalan hampir 50 mm dengan pengembalian energi kuat dan traksi Megagrip terbaik, tetapi mencatatnya sebagai salah satu sepatu trail terberat dan terkaku yang pernah mereka uji.
+ Bantalan masif ~50 mm, pengembalian energi kuat, traksi Megagrip terukur unggul, sangat stabil, material premium
− Termasuk paling berat (~335 g), sangat kaku, terbatas untuk medan mudah, harga mahal, toebox mesh rapuh
- Situs Review iRunFar
Hoka Mafate X Review
iRunFar menyimpulkan Mafate X ideal untuk jarak jauh di jalur non-teknis, doubletrack, atau gravel—sepatu terbangun baik yang nyaman dan stabil, tetapi terasa 'terlalu banyak sepatu' yang mengorbankan kelincahan.
+ Terbangun baik, pelat karbon di antara dua busa berkualitas, upper woven awet, Megagrip, nyaman dan stabil
− Terlalu banyak bantalan mengurangi ground feel dan kelincahan, lemah di medan curam berbatu dan lari cepat, relatif mahal
- Blog Believe in the Run
Hoka Mafate X Review: A Growling Gravel Gobbler
Believe in the Run menyebutnya sangat nyaman dan stabil untuk usaha panjang di permukaan mulus, tetapi terlalu berat dan bermasalah dengan slip tumit sehingga bukan untuk singletrack teknis atau kecepatan.
+ Sangat nyaman dan empuk, stabil berkat pelat karbon, traksi Megagrip baik, toebox lega untuk kaki bengkak
− Sangat berat (~343 g), terasa berat di bawah/tidak seimbang, slip tumit yang sulit diatasi, kegunaan terbatas
- Situs Review Better Trail
Hoka Mafate X Review: When More Isn't Better
Better Trail menilai di atas kertas Mafate X memenuhi semua kotak 'supershoe trail', tetapi dalam praktik terasa berat dan lamban tanpa pantulan yang dijanjikan, dan ada terlalu banyak pilihan bernilai lebih baik.
+ Tumpukan tinggi menyerap benturan setelah break-in, upper nyaman tanpa lecet, karet Vibram Megagrip menggigit
− Berat dan lamban, tanpa pantulan/efisiensi sesuai harga, hanya asyik di jalur mulus, banyak alternatif lebih murah
- YouTube The Shoe In With Cody
Hoka Mafate X Full Review | Max Cushion Trail Beast or Too Much Shoe?
The Shoe In With Cody membedah Mafate X secara menyeluruh dan mempertanyakan apakah ia 'trail beast' bertumpukan maksimal atau justru terlalu banyak sepatu bagi kebanyakan pelari.
+ Bantalan maksimal dan proteksi tinggi, cocok untuk jarak jauh
− Bisa terasa terlalu banyak sepatu, bobot berat, kegunaan terbatas